foto1
Tampilan Baru Gedung Pengadilan Agama Padang Panjang
foto1
Sistem Terbaru dari Pengadilan SIPP
foto1
Sitem Pengawasan Online Mahkamah Agung
foto1
Suasana Ruangan Asi, Balita dan Mediasi
foto1
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 01 Juni 2018
foto1
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 01 Juni 2018


Melayani Dengan Hati dan Hati-hati

Seputar Pengadilan

Statistik Pengunjung

062348
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
89
137
468
60083
3594
4272
62348

Your IP: 52.6.70.202
Server Time: 2018-12-19 16:40:47

Hakim dan Pegawai

Pedoman Pengaduan

 

PENGADUAN DUGAAN PELANGGARAN YANG DILAKUKAN OLEH HAKIM DAN PEGAWAI

 

a.

Sumber pengaduan:

 

(1)

Dari masyarakat:

 

-

Para pencari keadilan;

-

Pengacara;

-

Lembaga bantuan hukum;

-

Lembaga swadaya masyarakat;

-

Dewan perwakilan rakyat;

-

Sekretariat kepresidenan dan wakil presiden;

-

Kantor menteri pendayagunaan aparatur negara;

-

Komisi pemberantasan korupsi;

-

Komisi hukum nasional;

-

Komisi ombudsman nasional;

-

Komisi yudisial;

-

Dan lain-lain.

(2)

Pengaduan dari internal lembaga pengadilan.Pengaduan ini ditujukan terhadap aparat lembaga peradilan, yang diajukan oleh warga lembaga peradilan sendiri (termasuk keluarganya)

(3)

Laporan kedinasan.
Laporan kedinasan ini merupakan laporan resmi dari pimpinan lembaga peradilan mengenai aparat pengadilan yang dipimpinnya.

 

Informasi dari:

-

Instansi lain;

-

Media massa;

-

Isu yang berkembang.

b.

Pengaduan ditujukan kepada lembaga peradilan;

c.

Proses penanganan pengaduan:

 

(1)

Pencatatan;

(2)

Penelaahan;

(3)

Penyaluran;

(4)

Pembentukan Tim Pemeriksa;

(5)

Survey pendahuluan;

(6)

Menyusun rencana pemeriksaan;

(7)

Pelaksanaan pemeriksaan.

 

MATERI PENGADUAN

 

Materi pengaduan meliputi hal-hal sebagai berikut:

 

1.

Pelanggaran terhadap kode etik dan atau pedoman perilaku hakim.

2.

Penyalahgunaan wewenang atau jabatan.

3.

Pelanggaran sumpah jabatan.

4.

Pelanggaran terhadap peraturan PNS atau peraturan disiplin militer.

5.

Perbuatan tercela yaitu berupa perbuatan amoral,asusila atau perbuatan-perbuatan yang tidak selayaknya dilakukan oleh seorang aparat lembaga peradilan, maupun selaku anggota masyarakat.

6.

Pelanggaran hukum acara, baik yang dilakukan dengan sengaja maupun karena kelalaian dan ketidakpahaman.

7.

Mal administrasi, yaitu terjadinya kesalahan, kekeliruan atau kelalaian yang bersifat administratif.

8.

Pelayanan publik yang tidak memuaskan yang dapat merugikan pihak-pihak yang berkepentingan serta masyarakat secara umum.

 

TAHAP PEMERIKSAAN ATAS PENGADUAN

 

Pelaksanaan pemeriksaan dilaksanakan dengan urutan sebagai berikut:

 

a.

Memeriksa pengaduan, meliputi:

 

-

Indentitas pengadu;

-

Relevansi kepentingan pengadu;

-

Penjelasan lengkap tentang hal yang diadukannya;

-

Bukti-bukti yang dimiliki pengadu.

b.

Memeriksa pihak-pihak yang terkait.Pihak lain yang dapat diajukan oleh pengadu untuk menguatkan dalil-dalilnya, maupun atas inisiatif tim memeriksa untuk kepentingan melakukan klarifikasi maupun konfirmasi mengenai pengaduan tersebut.

c.

Memeriksa pihak yang diadukan, meliputi:

 

-

Identitas;

-

Riwayat hidup dan riwayat pekerjaan secara singkat;

-

Klarifikasi atas hal yang dilaporkan.

d.

Memeriksa pihak lain yang diajukan oleh pihak yang diadukan, yaitu pihak yang dapat menguatkan dalil-dalilnya.

e.

Memeriksa surat-surat dan dokumen dengan teliti dan seksama, dibuat foto kopinya dan dilegalisir.

f.

Mengkonfrontir antara pengadu dengan pihak yang diadukan, atau pihak lainnya (apabila diperlukan).

g.

Melakukan pemeriksaan lapangan (bila diperlukan).

 

JADWAL SIDANG HARI INI

 


Cari tanggal sidang :